Tampilkan postingan dengan label obrolaneisha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obrolaneisha. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Juli 2010

Apa Arti lampu Kuning?

Bismillahirrahmanirrahim

mencoba mendokumentasikan jurnal obrolan Bunda dengan Eisha nih

sebenarnya percakapan ini terjadi jumat kemarin (16/07/10)
waktu Bunda antar Eisha ke sekolah pagi-pagi

Eisha tanya begini ke Bunda:
"Bunda, kenapa dijalan itu yang paling sering menyala,
dan paling lama menyalanya itu lampu hijau dan merah?"
tanya Eisha: "kenapa lampu kuning menyalanya sebentar sekali ya?"

eh iya ya, Bunda ga sadar,
nih anak Bunda  perhatiin juga ya durasi itu lampu lalin menyala

Kata Bunda: "iya sha, soalnya lampu kuning itu adalah tanda peralihan dari lampu hijau ke merah, atau dari lampu merah ke lampu hijau, jadinya ga begitu lama nyalanya"

*moga-moga jawabannya bener..hehe*
*lain kali coba kita tanya ke polantas kali ya, biar tahu jawaban pastinya*

Kata Eisha lagi: "Bunda,kalau merah kan artinya berhenti,
kalau hijau artinya jalan,
kalau kuning kenapa ada yang bilang hati-hati ya Bunda?"

Kakek yang lagi nyetir nyeletuk menambahkan:
"Eisha, arti lampu kuning sebenarnya waspada atau bersiap-siap,
artinya orang yang sedang setir mobil,
kalau lihat lampu kuning supaya bersiap-siap,
siap-siap untuk berhenti atau bersia-siap untuk jalan kembali

Kata Eisha: "terus kalau yang bilang hati-hati maksudnya apa, kakek?"

hmmmm *mikir bunda sama kakek*

eh tapi malah Eisha yang jawab sendiri:
"oh iyaa, aku tahu mungkin agar orang yang menyeberang jalan hati-hati ya"
"soalnya kalau lampunya dari merah ke hijau,
lampu kuningnya berarti hati-hati nyebrangnya,
soalnya sebentar lagi mobil-mobilnya mau jalan lagi"

Kata bunda: "oh iyaaaaaa mungkin begitu ya arti kuning = hati-hati ya"

nah nah berkaitan dengan hal ini,
jadi Bundanya yang penasaran,
mau tanya ke bu guru dulu yang ajarin Bunda,
apa sih sebenarnya maksud lampu kuning = hati-hati? hehehe

note:
*btw busway, kalau buat kita, emak-emak,
arti lampu kuning = sama dengan "hati-hati"
mungkin bisa diterapkan dalam konteks belanja, konsumsi, nonton, makan, beli baju, beli ini beli itu, ya gak ya? xixixi ^^

sumber gambar: http://zibalboart.blogspot.com/2007_11_01_archive.html